CHELSEA JUARA…. So what ??

Baru saja piala Liga Inggris diserahkan ke Chelsea sebagai penanda mereka lah juara Liga Inggris tahun 2010 ini, setelah sebelumnya mengalahkan Wigan 8-0, sah sudah !!! Fantastis nya lagi, Chelsea juga memecah rekor team dengan memasukkan 103 gol dalam semusim ini.

Saya sendiri penggemar Chelsea, tapi bukan seorang yang sangat fanatic akan team tersebut. Bukan juga selayaknya “Yang Gila Bola” jika team kesayangannya kalah akan bermuram durja, seolah team itulah segala-galanya. Jadi, ketika Chelsea juara tahun ini, ke-senangan-nya hanya sebatas senang Chelsea juara dan bukan 17 team lainnya yang berada di Liga Inggris, apalagi MU.

Oh yaa… ngomong-ngomong MU, saya teringat akan sekelompok pencinta setia MU, pada kesempatan nonton bareng di sebuah café di Malang beberapa waktu lalu, sebelum pertandingan berlangsung, mereka yang telah lengkap dengan atribut MU berupa pakaian, syall, topi, celana dalam (yang ini lebay deh…) berdiri secara kompak untuk menyanyikan semacam hymne MU. “Begitu MUisme nya mereka” pikir saya ketika itu, entah apa jadinya mereka malam ini…..ketika Chelsea yang menjadi headline di media-media online dan media-media cetak seluruh dunia. Yang sabar yaaa,…… J

Kembali ke Chelsea, ahh..sudahlah tak usah bicara sepakbola di luar sana secara panjang lebar, ….  bagaimana kalau kembali ke sepakbola nasional saja…., baiklah….

Untuk Nasional, begini kisahnya,…

Saya senang dengan PERSIRAJA, kerap menonton Persiraja di medio 96-99 silam, meski home base nya (Lapangan H. Dimurthala Lampineung), yang kalau di Jawa lebih mirip lapangan sebuah Universitas, tapi dengan kesederhanaan fasilitas itu, menonton team ini bermain pasti akan merasakan nuansa yang berbeda. Jika Persiraja main, masyarakat dari Kabupaten di Aceh yang berjarak ratusan kilometer pun rela untuk datang. Sebuah antusiasme masyarakat cinta bola terlihat ketika itu. Adanya Persiraja menjadi penghibur bagi masyarakat Aceh yang memang tengah hidup di Era Darurat Militer ketika itu.

Bagaimana Persiraja kini…?? Makin terpuruk !!! , meski dana trilyunan rupiah beredar di Aceh, sepertinya Pemerintah Aceh masih enggan  membubuhkan tandatangan untuk keseriusan mengelola Persiraja. Entah sampai kapan……….

Saya senang PERSIJA, bisa jadi karena Ismed Sofyan yang berasal dari Aceh menjadi pemain inti di team ini, juga karena saya pernah menonton langsung ketika Persija bermain di Lebak Bulus 2001 silam, ketika mengalahkan Persiraja 5-0, oh yaaa ……… satu lagi karena kostumnya oranye…

Banyak yang tak suka dengan bonek, dan juga berimbas akan anti PERSEBAYA, namun mereka lah (Bonek dan Persebaya) yang tercatat di World Press Photo. Di tengah cacian dan bentuk ke-rasis-an dari sekelompok supporter lainnya, mereka tetap eksis dan tetap berani menunjukkan aktualisasi diri mereka. Dan, itu menjadikan saya sedikit ber-empati pada mereka.

Berbicara mengenai daerah yang “terpinggirkan” dan “tersingkirkan” namun bisa berbicara lebih “keras” dari  daerah “kaya” dan mapan lainnya di sepakbola, tentu setuju jika PERSIPURA di tempat teratas. Kemahiran dan ketangguhan mereka memberi bukti bahwa kesuksesan tidak hanya miliknya team-team yang dekat dengan “kekuasaan”. Bravo PERSIPURA.

Sepuluh tahun lebih di Malang, tak punya atribut AREMA, dan tak pernah menonton AREMA main secara langsung di lapangan. Mungkin sedikit orang yang seperti saya di Malang, yang ketika AREMA di puncak kejayaanya saat ini, malah ogah tak ogah mengikuti beritanya. Bagi saya, satu hal yang membuat minus AREMANIA sebagai supporter di mata saya, segelintir mereka terlalu arogan, baik arogan secara personal apalagi jika sudah berkelompok. Dan, saya tak suka itu. Namun, tentu saja, semangat SALAM SATU JIWA yang mampu membuat mereka akrab dimana saja dan kapan saja menjadi nilai plus besar bagi saya. AREMANIA itulah AREMA. Dan, jarang ada supporter team seperti ini di Indonesia. Kadangkala susah membedakan, mana yang di maksud AREMA dan AREMANIA jika berbicara sepakbola kota Malang.

Sebenarnya sebagai orang yang bukan praktisi dan pengamat sepakbola, ingin juga saya mengulas SEPAKBOLA NASIONAL yang masih NOL BESAR !!!, tapi sudahlah, saya kan bukan pengamat dan praktisi sepakbola.


One comment


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s