Ramadhan Yang Sepi

mesjidramadhan tlah beranjak ke angka 17…………
masih tersimpan rapi alquran bahkan pun masih berdebu di pojok lemari itu
masih terlipat rapi sajadah, sarung, dan peci-peci berbordir itu
masih tersampul coklat ungu buku-buku agama yang kugandrungi dulu….

ramadhan tlah sampai di pertengahan………….
masih saja kaki tak melangkah menuju rumah Mu
masih saja dahi ini tak membilang rakaat tarawih
masih saja tangan ini tak mengadah mengharap ampunan Mu

ramadhan tlah akan berakhir……..
yang ramai hanya televisi yang menampilkan artis mendadak suci
yang ramai hanya radio dengan syair-syair lagu yang mendadak gambus
yang ramai hanya jalanan dengan penjual takjil yang hampir bugil

ramadhan ini benar-benar sepi…..
ditemani perut yang lapar
ditemani kerongkongan yang dahaga
ditemani nafsu yang terbelenggu

ramadhan kali ini benar-benar sepi…..
akankah berarti..???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s