Menjejak Jalan dalam Street Photography

walk . . .

walk . . .

Menyenangkan juga libur 2 hari kemarin. Selain ada “pesta” yang meriah disana sini didalam bilik alumunium dan juga ada pesta lainnya didalam gereja-gereja megah. Semua memiliki arti bagi yang mengikutinya.

Pesta pertama tidak saya ikuti, alias saya tidak nyontreng, beberapa TPS yang dekat dengan domisili sesuai KTP saya tidak mencantumkan nama saya, ya sudahlah… akhirnya hanya motret-motret saja sebagai sebuah bentuk “was here” dalam pemilu kali ini. Dan hasilnya bisa di lihat di GambaGalakGalak.

Pesta yang kedua apalagi, saya tidak sempat ikut paskah, meskipun saya seringkali pasrah melihat melihat kondisi yang real di lapangan.

Saya punya pesta sendiri…..

Nah, ingin melihat suasana di jalanan lah yang saya lakukan dalam libur kemarin. Bersama 2 rekan, dengan ditemani kamera kesayangan masing-masing, sore di hari Jumat kemarin, berjalan lah kami menyusuri jalanan Kota Malang, di sekitar alun-alun kota, dan pasar besar Malang.

Sebagai seorang hobbies dan weekend photographer, kegiatan-kegiatan seperti ini mampu membawa suasana baru, wacana baru, dan juga tentu saja menghilangkan kepenatan seminggu di tempat kerja.

Dalam dunia fotografi, ada satu aliran yang bernama Street Photography, secara sederhana bagi saya aliran ini menjelaskan pada kita tentang pengambilan gambar secara berjalan, di jalan, jantan dan mata jelalatan.

Proses menapaki jalan-jalan di kota menjadi wajib bagi aliran ini. Meskipun ada yang berasumsi tempat umum seperti pantai, taman, dan mall juga bisa disebut aliran ini.

Ketika menjalani nya, kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya juga memberikan poin tambahan bagi keberhasilan pengambilan gambar. Tentu, dengan tentengan kamera, dan mungkin dalam pengambilan gambar kita harus tiba-tiba jongkok di jalanan akan membuat kita menjadi pusat perhatian. Ke-jantan-an dipertaruhkan disini. Tak ada gunanya nyetreet jika kamera sembunyi dalam tas.

Dan, satu hal yang sangat penting, mata harus jelalatan, jelalatan ketika sedang melakukan street photography sah adanya. Demi mencari momen dan objek yang menarik silahkan tebarkan pandangan mata anda kemanapun. Karena momen dan objek yang tak terduga inilah yang memperkuat foto yang dihasilkan.

Dalam street photography, seorang fotografer harus mampu menjadi invisible. Ia harus bisa memotret tanpa diketahui oleh subyeknya. Misalnya dengan cara memotret di kerumunan (crowd), berpura-pura memotret ke arah lain. Bisa juga menggunakan long lens, tetapi banyak fotografer kawakan yang bilang bahwa foto yang diambil dari jarak jauh, dengan long lens, akan terlihat datar dan kurang menarik. Mereka lebih menganjurkan penggunaan lensa wide (antara 20mm hingga 35mm) dengan ISO 400 atau 800.

Rasa malu merupakan sifat yang harus dihindari. Dalam street photography, kita harus berani motret di mana saja, dengan cara apa saja. Terkadang ada saat dimana si subyek menyadari bahwa kita sedang memotretnya, kalau sudah begitu, pandai-pandailah kita mengatasi dan menyebunyikan rasa malu. Tetaplah memotret dan jangan terlihat “mencurigakan” (salting) (sumber: http://lifofeui.net/sekilas-tentang-street-photography/)

Dan, satu lagi, street photography seperti ungkapan salah satu rekan saya menjadi kan kita 4 sehat 5 sempurna, 4 sehat karena menapaki jejak-jejak di jalan, dan 5 sempurna ketika kita mendapatkan objek-objek yang terjadi di ruang dan waktu ini.

Terus terang, saya masih dalam proses belajar dalam aliran ini, belajar dalam pemaknaan dan memberi arti akan setiap foto yang didapat. Namun, ingin rasanya berbagi hasil nyetreet yang pertama sekali bagi saya ini.

st24

Gaya

Nyendol

Nyendol

Bang Kumis

Bang Kumis

Hilang

Hilang

Itulah beberapa yang saya dapatkan, foto lainnya bisa di lihat di GambaGalakGalak


6 comments

  1. Hehe.. benar2 ‘gaya’ Ga kalah dr foto model🙂 org yg d potret sama skali g tau/g sadar ya.. kalo dirinya djadiin model..?

  2. nice street photography.I had try it also but it does not produce the same effect as i intended.visitmy blog on travel as well as photography


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s