Berapa IQbal yang anda kenal…..??

Mencermati kemajemukan sebuah nama atas nama IQbal…

 

i-am-iqbal1Jujur ini bukan posting yang serius, ini posting yang “mengejar deadline”, posting yang apa adanya karena inilah yang sempat terpikir ketika selesai melakukan rutinitas di ruangan 2,5 x 3 m. Jangan harapkan posting ini menjadi berguna dengan keilmiahannya yang memang sangat susah di cari di posting ini.

Jika masih ingin melanjutkan membaca…. Itu pilihan anda…..

Pernahkah anda bertanya kepada orang tua anda kenapa anda di beri nama fulan, fulen, atau fulun ??? Nama saya Muhammad IQbal, dan lebih ter di kenal dengan IQbal saja.  Dan, kata orang tua saya, nama itu di ambil dari nama seorang filsof islam pendiri Negara Pakistan,  Sir Muhammad Iqbal.

Mungkin harapannya agar kelak si anak – saya maksudnya – menjadi orang besar (sekarang sudah terbukti dengan berat lebih banyak dari 50 kg) ataupun juga mengikuti jejak pendiri Negara Pakistan itu untuk mendirikan sebuah negara baru di Ujung Barat sana, maafkan saya wali…. Jika nantinya saya harus menggantikan anda untuk menjadi wali…, minimal wali murid.

Dan, saya berharap orang tua saya tidak memberi nama ini agar anaknya – saya lagi maksudnya – kelak mengikuti jejak-jejak pikiran si Sir itu untuk berpikiran liberal dan pluralis. Meski, kalau di pikir-pikir, jejak terakhir ini yang paling mendekati realitas kehidupan saya belakangan ini.

Meski saya bukan pengikut Gusdur yang pluralis atau Jaringan Islam Liberal (JIL) yang liberalis, namun STMJ makin sering mampir…naudzubillah….semoga saya bisa beralih dari STMJ (Shalat Terus, Maksiat Jalan) yang jelek ke STMJ (Shalat Tetap, Maksiat Jauh) yang baik, untung-untung jika nanti saya mampu untuk menenggak STMJ (Susu Telur Madu Jahe) yang menyehatkan itu yang sampai saat ini belum pernah mampir ke tenggorokan saya.

Kembali ke Iqbal, ada juga yang mengartikan Qalbu atau Hati, semoga saja dalam artian selalu berhati-hati, rendah hati, penuh hati/love/cinta …cieeeee…. . Dan sangat berharap tidak tinggi hati, buta hati, sakit hati kiasan, atau pun sakit hati selayaknya Dahlan Iskan yang menghabiskan “1 BMW”.

Dan ternyata, Iqbal bukan hak prerogative saya seorang diri, ketika TK saya mendapati seorang teman di O (baca : nol besar) juga bernama Ikbal Ramadona. Ketika SD, kawan SD sebelah yang sekomplek dengan saya bernama Muhammad Ikbal. Di SMP setidaknya Ik(Q)bal yang saya tahu ada 2 orang.

Di SMU ada satu Muhammad IQbal yang sejurusan dengan saya, dan satu lainnya Muhamad Ikbal di jurusan lainnya. Yang satu jurusan dengan saya inilah yang menjadi masalah, saya pernah menjadi orang asing satu hari di kelas, karena kelas yang saya masuki ternyata milik Iqbal lainnya. Ahhh..tak apalah ku pikir, toh Iqbal satunya juga menjadi asing di kelas yang seharusnya menjadi kelas ku ketika itu.

Di Malang, dalam perantauan ku, Iqbal bukannya menyusut, malah bertambah banyak yang kukenal, ada Iqbal Ifrizal, Teuku Iqbal Syah, Iqbal Khalilullah, Muhammad Iqbal, Khairul Iqbal, Muhammad Iqbal lagi, lagi lagi Muhammad Iqbal, dan lagi lagi Muhammad Iqbal lagi. Dan, kesemuanya itu berasal dari Aceh.

 

Akhirnya, secara iseng, minta bantuan ke Apa Google, dan hasilnya adalah :

Sekitar 5,990,000 hasil telusur untuk iqbal

Sekitar 776,000 hasil telusur untuk muhammad iqbal

Sekitar 688,000 hasil telusur untuk muhammad ikbal

Sekitar 3,740 hasil telusur untuk muhammad ikhbal

 Sekitar 4,260 hasil telusur untuk ikhbal

Sekitar 1,320,000 hasil telusur untuk ikbal

Sekitar 615,000 hasil telusur untuk m iqbal

Sekitar 629,000 hasil telusur untuk m ikbal

Sekitar 2,630 hasil telusur untuk m ikhbal

 Sekitar 503 hasil telusur untuk mohd ikhbal

 Sekitar 17,100 hasil telusur untuk mohd ikbal

 Sekitar 228,000 hasil telusur untuk mohd iqbal

 Sekitar 2,750 hasil telusur untuk m1qbal

 

Karena banyaknya nama Iqbal, saya tak terlalu bergembira jika ada undian ataupun pemenang kuis di TV yang dimenangkan Iqbal, toh itu bukan Iqbal saya. Dan, tak juga berbunga-bunga jika di jalan ada cewek cantik yang manggil-manggil histeris Iqballlllll !!!! , karena itu jelas-jelas bukan saya !!!!.

Dan, saya juga tak terlalu khawatir jika ada aparat atau polisi yang merazia saya karena kencing sembarangan atau meludah di mana saja, karena saya punya jawaban, bukan Iqbal saya Pak, Iqbal yang satunya kaleee…

Begitu dahsyat pasarannya nama Iqbal/Ikbal/Ikhbal ini, saya sempat berniat mewadahi semua IQbal-Iqbal dalam sebuah perkumpulan bernama Iqbal Sosiety atau Ikhbal Community ataupun Ikbal Fans Club, namun urung saya lakukan setelah mengetahui hanya ada satu kepanjangan dari Ikbal yang cocok jika di buat Organisasi yaitu IKatan Bandit-bandit Lampulo.

Adakah tanda tangan yang sama dari ribuan IQbal ??? silahkan melanjutkan mencari untuk kelestarian Iqbal… Hidup Iqbal…!!!

:: thanks, atas Iqbal/Ikbal/Ikhbal yang saya sebutkan di atas, Bersama Kita Rame !!!!

banner-iklan-KRAJA



6 comments

  1. Met, ko gak pecaya kalu ku bilang, di London aku jumpa cewek Pakistan namanya Iqbal… mati kita Met…!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s